Sistem Budidaya Lele Tanpa Ganti Air Menggunakan Probiotik Lele

Probiotik Lele: Budidaya Lele Tanpa Ganti Air

Menggunakan probiotik lele dalam sistem budidaya lele tanpa ganti air menjadi alternatif bagi peternak ikan lele yang ingin mempertahankan kualitas air kolam yang bersih tanpa harus mengeluarkan biaya besar untuk mengganti air secara berkala.

Dalam sistem ini, air dalam kolam dipertahankan dan tidak diganti secara berkala. Alih-alih mengganti air kolam, probiotik ditambahkan dalam air untuk membantu menjaga kualitas air agar tetap bersih dan tidak terkontaminasi oleh limbah ikan yang dikeluarkan.

Penambahan probiotik ini bertujuan untuk meningkatkan pertumbuhan dan kualitas ikan lele yang dipelihara.

Dengan potensi keuntungan yang lebih besar dan hemat, budidaya lele tanpa ganti air semakin diminati oleh para peternak ikan lele di Indonesia.

Budidaya Lele Tanpa Ganti Air, Apa Maksudnya?

Ikan lele merupakan jenis ikan yang diminati oleh masyarakat Indonesia. Selain karena memiliki kualitas protein yang sangat baik juga disebabkan harganya yang terjangkau. 

Oleh karena itu budidaya lele merupakan salah satu yang digemari oleh peternak ikan. Karena dapat menghasilkan laba yang cukup besar dibandingkan dengan modal yang perlu dikeluarkan.

Salah satu cara menekan kebutuhan modal adalah dengan memanfaatkan metode budidaya lele tanpa perlu ganti air. Sebab proses penggantian air membutuhkan dana yang cukup besar karena perlu membayar tenaga kerja serta sarana yang dibutuhkan.

Budidaya lele tanpa ganti air merupakan salah satu metode di mana peternak tidak perlu melakukan proses pergantian air. Sehingga volume air yang ada harus tetap dipertahankan sesuai dengan keadaan awalnya.

Probiotik Lele

Probiotik lele adalah sekelompok organisme mikroba baik yang diberikan sebagai pakan pendukung untuk ikan lele yang berfungsi untuk membantu memelihara kesehatan pencernaan ikan dan meningkatkan pertumbuhan serta produktivitas ikan dalam budidaya.

Penggunaan probiotik pada budidaya ikan lele dapat membantu menekan pertumbuhan bakteri jahat yang dapat menyebabkan penyakit, sehingga dapat meningkatkan tingkat kelangsungan hidup ikan dan dapat berpengaruh pada kesehatan kolam ikan.

Probiotikmen jadi bahan tambahan yang dimanfaatkan dalam budidaya lele tanpa ganti air yang menjadi salah satu aditif yang berisikan mikroba hidup yang memiliki fungsi sangat baik bagi kolam ikan lele.

Kemampuan probiotik tersebut dapat membantu untuk menyeimbangkan serta merangsang pertumbuhan fungsi cerna pada ikan lele. San itu juga dapat membantu memanipulasi mikro organisme yang ada pada saluran cerna sehingga dapat meningkatkan kemampuan penyerapan nutrisi.

Kombinasi yang tepat antara probiotik dengan pakan buatan mampu menjaga pertumbuhan ikan lele dalam taraf yang optimal. Bahkan bisa menekan angka kematian sampai mendekati 0.

Sistem Budidaya Lele Tanpa Ganti Air Menggunakan Probiotik Lele
Sistem Budidaya Lele Tanpa Ganti Air Menggunakan Probiotik Lele | dok: KKP

Cara Menggunakan Probiotik 

Pemberian probiotik pun sangat sederhana. Anda bisa mencampur dengan air sesuai dengan anjuran yang ada pada kemasan. Selanjutnya ditebarkan secara merata ke seluruh permukaan kolam. 

Menggunakan Probiotik Lele Untuk Memperbaiki Kualitas Air

Probiotik dapat digunakan untuk memperbaiki atau meningkatkan kualitas air kolam dengan memberikan sebanyak 1 sampai 2 minggu sekali kedalam kolam ikan.

Caranya adalah dengan mencampur probiotik dengan menggunakan air bersih lalu tebarkan secara merata ke seluruh permukaan kolam.

Anda perlu memperhatikan dosis yang dianjurkan pada kemasanan agar tidak terjadi kelebihan ataupun kekurangan sesuai dengan kebutuhan.

Lakukanlah pada saat cuaca cerah di pagi hari yaitu sekitar pukul 08.00 sampai 10 pagi. Tujuannya tentu saja agar kerja mikroba yang ada di dalam probiotik tersebut berlangsung optimal dengan bantuan sinar matahari.

Pemberian Probiotik Untuk Kesehatan Ikan

Anda dapat memberikan probiotik untuk mendukung kesehatan ikan dengan mencampurkannya pada pakan buatan ataupun alami.

Ingat, selalu Lihatlah dosis yang disarankan dalam etiket yang tertempel pada botol probiotik.

Berikanlah campuran probiotik yang telah ada pada pakannya sebanyak 1 sampai 3 kali sehari. Sesuaikan dengan bobot ikan yang ada agar pemberiannya tidak terlalu berlebihan ataupun kurang.

Cara mempersiapkan probiotik:

  • Ambillah probiotik sesuai dengan saran dosis yang ada pada. Kemudian melarutkan dengan menggunakan air bersih. 
  • Tambahkan pakan yang hendak diberikan ke ikan lele. Aduk hingga menjadi pasta.
  • Tuangkan pada wadah yang permukaannya sangat lebar. Bisa menggunakan kain saring agar airnya cepat menetes.
  • Keringkan dengan menggunakan sinar matahari langsung.
  • Setelah cukup kering, maka pakan siap diberikan ke lele sesuai dengan kebutuhannya 

Keuntungan Memanfaatkan Probiotik

Dengan adanya aplikasi probiotik pada kolam lele maka ada beberapa keuntungan yang bisa diperoleh. Tentu saja pada akhirnya akan menekan kebutuhan modal. Terutama ketika perlu mengganti ataupun menambahkan air.

Keuntungan Secara Langsung

Anda dapat menikmati keuntungan secara langsung yang bisa terlihat selama masa perawatan budidaya lele tanpa ganti air. Adapun beberapa benefit yang bisa teramati adalah sebagai berikut:

  • Dapat membantu untuk menjernihkan air pada kolam ikan lele dalam waktu 24 jam dengan sistem air ASI yang baik
  • Dapat membantu untuk menghilangkan bau busuk yang disebabkan amonia sehingga bisa menekan kematian lele
  • Dapat membantu untuk menetralkan kadar asam basa pada air kolam sehingga menjadi lebih seimbang
  • Pemanfaatan biopropiotik yang tepat akan membantu penyembuhan penyakit yang biasa didera oleh lele
  • Oleh karena probiotik juga menjadi salah satu faktor terciptanya ekosistem air yang sehat maka ikan lele menjadi lebih optimal perkembangannya karena tidak mudah sakit
  • Langsung pertumbuhan mikroorganisme natural alami yang sangat baik untuk membantu tumbuh kembang lele

Keuntungan Tidak Langsung

Walaupun ada yang mengatakan bahwa pemanfaatan probiotik juga merupakan salah satu tambahan modal tetapi banyak benefit secara tidak langsung yang bisa diperoleh. Antara lain adalah sebagai berikut:

  • Dapat meningkatkan laba karena bisa menekan angka kematian lele sampai 0%
  • Dari satu kali hasil panen bisa menghasilkan ikan lele yang per ekor berat badannya lebih dari pada umumnya. Biasanya 1 kilo ikan lele akan berisi 8 sampai 10 ekor. Sehingga rata-rata hanyalah 125 sampai 150 gram.

Dengan memanfaatkan probiotik anda akan memperoleh berat ikan mencapai 200 sampai 300 gramnya. Sehingga bisa langsung dihitung berapa laba yang bisa diperoleh.

  • Dapat membantu mempercepat pertumbuhan lele sehingga jangka waktu yang dibutuhkan pada budidaya lele bisa dipersingkat mencapai 25%. Pada umumnya satu kali masa budidaya mencapai 3-4 bulan. Memanfaatkan probiotik Anda bisa memangkas sampai hanya 3 bulan saja.
  • Dapat membantu menghemat biaya pakan karena pemanfaatan probiotik menstimulasi tumbuh kembangnya organisme alami yang menjadi pakan alami lele.
  • Membantu pertumbuhan lele secara optimal sehingga pada akhirnya berat badan ikan tersebut naik daripada kolam yang tidak memanfaatkan probiotik.

Adanya keuntungan tidak langsung tersebut, maka secara tidak langsung laba yang bisa diperoleh akan meningkat. Lebih lagi Jika anda memiliki beberapa kolam ikan lele yang berisi ribuan.

Sistem Budidaya Lele Tanpa Mengganti Air Dengan Probiotik

Karenanya pilihan menggunakan probiotik pada budidaya lele tanpa ganti air adalah hal yang tepat. Gunakanlah bahan aktif yang sesuai dengan kebutuhan agar tujuan budidaya Anda berhasil dengan baik.

Ngunyah Editorial
Ngunyah Editorial

ngunyah.com adalah majalah online yang memberi informasi seputar budidaya ternak dan hewan peliharaan.

Articles: 170